Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Tabel Periodik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tabel Periodik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2009

Daftar Unsur Kimia

Daftar Unsur Kimia

Berikut adalah daftar unsur kimia, diurutkan berdasarkan nama, dan warna menunjukkan jenis unsur.

Pada masing-masing unsur meliputi: lambang unsur, nomor atom, massa atom atau isotop yang paling stabil, serta golongan dan nomor periode dalam tabel periodik.

Deret kimia tabel periodik
Logam alkali Alkali tanah Lantanida Aktinida Logam transisi
Logam Metaloid Nonlogam Halogen Gas mulia

Nama Lambang Nomor atom Massa atom Golongan Periode
Aktinium Ac 89 [227]1
7
Alumunium Al 13 26,9815386(8) 13 3
Amerisium Am 95 [243]1
7
Antimon (Stibium) Sb 51 121,760(1)2 15 5
Argentum—lihat Perak Ag
Argon Ar 18 39,948(1)2 4 18 3
Arsenik As 33 74,92160(2) 15 4
Astatin At 85 [210]1 17 6
Aurum—lihat Emas Au
Barium Ba 56 137,327(7) 2 6
Belerang S 16 32,065(5)2 4 16 3
Berkelium Bk 97 [247]1
7
Berilium Be 4 9,012182(3) 2 2
Besi (Ferrum) Fe 26 55,845(2) 8 4
Bismut Bi 83 208,98040(1) 15 6
Bohrium Bh 107 [264]1 7 7
Boron B 5 10,811(7)2 3 4 13 2
Brom Br 35 79,904(1) 17 4
Cuprum—lihat Tembaga Cu
Darmstadtium Ds 110 [271]1 10 7
Dubnium Db 105 [262]1 5 7
Disprosium Dy 66 162,500(1)2
6
Einsteinium Es 99 [252]1
7
Emas (Aurum) Au 79 196,966569(4) 11 6
Erbium Er 68 167,259(3)2
6
Europium Eu 63 151,964(1)2
6
Fermium Fm 100 [257]1
7
Ferrum—lihat Besi Fe
Fluor F 9 18,9984032(5) 17 2
Fosfor P 15 30,973762(2) 15 3
Fransium Fr 87 [223]1 1 7
Gadolinium Gd 64 157,25(3)2
6
Galium Ga 31 69,723(1) 13 4
Germanium Ge 32 72,64(1) 14 4
Hafnium Hf 72 178,49(2) 4 6
Hassium Hs 108 [277]1 8 7
Helium He 2 4,002602(2)2 4 18 1
Hidrogen H 1 1,00794(7)2 3 4 1 1
Holmium Ho 67 164,930 32(2)
6
Hydrargyrum—lihat Raksa Hg
Indium In 49 114,818(3) 13 5
Iodine—lihat Yodium I
Iridium Ir 77 192,217(3) 9 6
Iterbium Yb 70 173,04(3)2
6
Itrium Y 39 88,90585(2) 3 5
Kadmium Cd 48 112,411(8)2 12 5
Kalium K 19 39,0983(1) 1 4
Kalsium Ca 20 40,078(4)2 2 4
Kalifornium Cf 98 [251]1
7
Karbon C 6 12,0107(8)2 4 14 2
Klor Cl 17 35,453(2)2 3 4 17 3
Krom Cr 24 51,9961(6) 6 4
Kobalt Co 27 58,933195(5) 9 4
Tembaga (Cuprum) Cu 29 63,546(3)4 11 4
Kurium Cm 96 [247]1
7
Kripton Kr 36 83,798(2)2 3 18 4
Lantanum La 57 138,90547(7)2
6
Lawrensium Lr 103 [262]1 3 7
Timbal (Plumbum) Pb 82 207,2(1)2 4 14 6
Litium Li 3 6,941(2)2 3 4 5 1 2
Lutetium Lu 71 174,967(1)2 3 6
Magnesium Mg 12 24,3050(6) 2 3
Mangan Mn 25 54,938045(5) 7 4
Meitnerium Mt 109 [268]1 9 7
Mendelevium Md 101 [258]1
7
Molibden Mo 42 95,94(2)2 6 5
Natrium Na 11 22,98976928(2) 1 3
Neodimium Nd 60 144,242(3)2
6
Neon Ne 10 20,1797(6)2 3 18 2
Neptunium Np 93 [237]1
7
Nikel Ni 28 58,6934(2) 10 4
Niobium Nb 41 92,906 38(2) 5 5
Nitrogen N 7 14,0067(2)2 4 15 2
Nobelium No 102 [259]1
7
Osmium Os 76 190,23(3)2 8 6
Oksigen O 8 15,9994(3)2 4 16 2
Paladium Pd 46 106,42(1)2 10 5
Perak (Argentum) Ag 47 107,8682(2)2 11 5
Plumbum—lihat Timbal Pb
Potasium—lihat Kalium K
Sodium—lihat Natrium Na
Platina Pt 78 195,084(9) 10 6
Plutonium Pu 94 [244]1
7
Polonium Po 84 [210]1 16 6
Praseodimium Pr 59 140,90765(2)
6
Prometium Pm 61 [145]1
6
Protaktinium Pa 91 231,03588(2)1
7
Radium Ra 88 [226]1 2 7
Radon Rn 86 [220]1 18 6
Raksa (Hydrargyrum) Hg 80 200,59(2) 12 6
Renium Re 75 186,207(1) 7 6
Rodium Rh 45 102,905 50(2) 9 5
Roentgenium Rg 111 [272]1 11 7
Rubidium Rb 37 85,4678(3)2 1 5
Rutenium Ru 44 101,07(2)2 8 5
Rutherfordium Rf 104 2611 4 7
Samarium Sm 62 150,36(2)2
6
Skandium Sc 21 44,955912(6) 3 4
Seaborgium Sg 106 [266]1 6 7
Selenium Se 34 78,96(3)4 16 4
Serium Ce 58 140,116(1)2
6
Sesium Cs 55 132,9054519(2) 1 6
Silikon Si 14 28,0855(3)4 14 3
Seng Zn 30 65,409(4) 12 4
Stannum—lihat Timah Sn
Stibium—lihat Antimon Sb
Strontium Sr 38 87,62(1)2 4 2 5
Tantalum Ta 73 180,94788(2) 5 6
Teknetium Tc 43 [98]1 7 5
Telurium Te 52 127,60(3)2 16 5
Terbium Tb 65 158,92535(2)
6
Talium Tl 81 204,3833(2) 13 6
Timah (Stannum) Sn 50 118,710(7)2 14 5
Torium Th 90 232,03806(2)1 2
7
Tulium Tm 69 168,93421(2)
6
Titanium Ti 22 47,867(1) 4 4
Ununbium Uub 112 [285]1 12 7
Ununhexium Uuh 116 [292]1 16 7
Ununoktium Uuo 118 [294]1 18 7
Ununpentium Uup 115 [288]1 15 7
Ununquadium Uuq 114 [289]1 14 7
Ununtrium Uut 113 [284]1 13 7
Uranium U 92 238,02891(3)1 2 3
7
Vanadium V 23 50,9415(1) 5 4
Wolfram W 74 183,84(1) 6 6
Xenon Xe 54 131,293(6)2 3 18 5
Yodium I 53 126,904 47(3) 17 5
Zinc—lihat Seng Zn
Zirkonium Zr 40 91,224(2)2 4 5

Deret kimia tabel periodik
Logam alkali Alkali tanah Lantanida Aktinida Logam transisi
Logam Metaloid Nonlogam Halogen Gas mulia

Tabel Periodik Standar



Aturan pewarnaan nomor atom dalam tabel periodik di atas:
  • Unsur yang nomor atomnya berwarna biru berwujud cair pada keadaan suhu dan tekanan standar (STP),
  • Unsur yang nomor atomnya berwarna hijau berwujud gas pada keadaan STP,
  • Unsur yang nomor atomnya berwarna hitam berwujud padat pada keadaan STP,
  • Unsur yang nomor atomnya berwarna merah adalah unsur sintetis (selalu berwujud padat pada keadaan STP),
  • Unsur yang nomor atomnya berwarna kelabu (dan warna latarnya lebih terang dari unsur-unsur lainnya) belum ditemukan (unsur tersebut diberi warna berdasarkan sifat yang kira-kira akan dimiliki oleh unsur tersebut ketika ditemukan).
Catatan ::
  • Catatan 1: Unsur ini tidak memiliki inti stabil. Nilai dalam tanda kurung kotak, misalnya [209], menunjukkan nomor massa isotop dengan waktu hidup terpanjang pada unsur tersebut. Namun, terdapat tiga unsur (Torium, Protaktinium, dan Uranium) yang memiliki ciri-ciri "terrestrial isotopic composition", sehingga yang ditunjukkan adalah massa atomnyalah yang diberikan.
  • Catatan 2: Komposisi isotopik unsur ini bervariasi dalam beberapa spesimen geologis, dan variasinya mungkin melebihi seperti yang ditunjukkan dalam tabel ini.
  • Catatan 3: Komposisi isotopik unsur ini dapat bervariasi dalam materi komersial, yang dapat menyebabkan berat atom menyimpang secara signifikan dari nilai yang ditunjukkan dalam tabel ini.
  • Catatan 4: Komposisi isotopik bervariasi pada materi terrestrial, sehingga berat atom yang lebih tepat (precise) tidak dapat diberikan.
  • Catatan 5: Berat atom Litium komersial dapat bervariasi antara 6,939 dan 6,996—analisis materi secara spesifik diperlukan untuk menemukan nilai yang lebih akurat.
Sumber ::
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_unsur_kimia
http://id.wikipedia.org/wiki/Tabel_periodik

Unsur-Unsur kimia

Unsur-Unsur kimia

Unsur kimia
, atau hanya disebut unsur, adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil, atau tak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia biasa. Partikel terkecil dari unsur adalah atom. Sebuah atom terdiri atas inti atom (nukleus) dan dikelilingi oleh elektron. Inti atom terdiri atas sejumlah proton dan neutron. Hingga saat ini diketahui terdapat kurang lebih 117 unsur di dunia.


Gambaran umum

Hal yang membedakan unsur satu dengan lainnya adalah jumlah proton dalam inti atom tersebut. Misalnya, seluruh atom karbon memiliki proton sebanyak 6 buah, sedangkan atom oksigen memiliki proton sebanyak 8 buah. Jumlah proton pada sebuah atom dikenal dengan istilah nomor atom (dilambangkan dengan Z).

Namun demikian, atom-atom pada unsur yang sama tersebut dapat memiliki jumlah neutron yang berbeda; hal ini dikenal dengan sebutan isotop. Massa atom sebuah unsur (dilambangkan dengan "A") adalah massa rata-rata atom suatu unsur pada alam. Karena massa elektron sangatlah kecil, dan massa neutron hampir sama dengan massa proton, maka massa atom biasanya dinyatakan dengan jumlah proton dan neutron pada inti atom, pada isotop yang memiliki kelimpahan terbanyak di alam. Ukuran massa atom adalah satuan massa atom (smu). Beberapa isotop bersifat radioaktif, dan mengalami penguraian (peluruhan) terhadap radiasi partikel alfa atau beta.

Unsur paling ringan adalah hidrogen dan helium. Hidrogen dipercaya sebagai unsur yang ada pertama kali di jagad raya setelah terjadinya Big Bang. Seluruh unsur-unsur berat secara alami terbentuk (baik secara alami ataupun buatan) melalui berbagai metode nukleosintesis. Hingga tahun 2005, dikenal 118 unsur yang diketahui, 93 unsur diantaranya terdapat di alam, dan 23 unsur merupakan unsur buatan. Unsur buatan pertama kali diduga adalah teknetium pada tahun 1937. Seluruh unsur buatan merupakan radioaktif dengan waktu paruh yang pendek, sehingga atom-atom tersebut yang terbentuk secara alami sepertinya telah terurai.

Daftar unsur dapat dinyatakan berdasarkan nama, simbol, atau nomor atom. Dalam tabel periodik, disajikan pula pengelompokan unsur-unsur yang memiliki sifat-sifat kimia yang sama.

Tata nama


Penamaan unsur telah jauh sebelum adanya teori atom suatu zat, meski pada waktu itu belum diketahui mana yang merupakan unsur, dan mana yang merupakan senyawa. Ketika teori atom berkembang, nama-nama unsur yang telah digunakan pada masa lampau tetap dipakai. Misalnya, unsur "cuprum" dalam Bahasa Inggris dikenal dengan copper, dan dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan istilah tembaga. Contoh lain, dalam Bahasa Jerman "Wasserstoff" berarti "hidrogen", dan "Sauerstoff" berarti "oksigen".

Nama resmi dari unsur kimia ditentukan oleh organisasi IUPAC. Menurut IUPAC, nama unsur tidak diawali dengan huruf kapital, kecuali berada di awal kalimat. Dalam paruh akhir abad ke-20, banyak laboratorium mampu menciptakan unsur baru yang memiliki tingkat peluruhan cukup tinggi untuk dijual atau disimpan. Nama-nama unsur baru ini ditetapkan pula oleh IUPAC, dan umumnya mengadopsi nama yang dipilih oleh penemu unsur tersebut. Hal ini dapat menimbulkan kontroversi grup riset mana yang asli menemukan unsur tersebut, dan penundaan penamaan unsur dalam waktu yang lama (lihat kontroversi penamaan unsur).

Lambang kimia

Sebelum kimia menjadi bidang ilmu, ahli alkemi telah menentukan simbol-simbol baik untuk logam maupun senyawa umum lainnya. Mereka menggunakan singkatan dalam diagram atau prosedur; dan tanpa konsep mengenai suatu atom bergabung untuk membentuk molekul. Dengan perkembangan teori zat, John Dalton memperkenalkan simbol-simbol yang lebih sederhana, didasarkan oleh lingkaran, yang digunakan untuk menggambarkan molekul.

Sistem yang saat ini digunakan diperkenalkan oleh Berzelius. Dalam sistem tipografi tersebut, simbol kimia yang digunakan adalah singkatan dari nama Latin (karena waktu itu Bahasa Latin merupakan bahasa sains); misalnya Fe adalah simbol untuk unsur ferrum (besi), Cu adalah simbol untuk unsur Cuprum (tembaga), Hg adalah simbol untuk unsur hydrargyrum (raksa), dan sebagainya.

Simbol kimia digunakan secara internasional, meski nama-nama unsur diterjemahkan antarbahasa. Huruf pertama simbol kimia ditulis dalam huruf kapital, sedangkan huruf selanjutnya (jika ada) ditulis dalam huruf kecil.

Simbol non-unsur

Non unsur, khususnya dalam kimia organik dan organometalik, seringkali menggunakan simbol yang terinspirasi oleh simbol-simbol unsur kimia. Berikut adalah contohnya:

Cy - sikloheksil; Ph - fenil; Bz - benzoil; Bn - benzil; Cp - Siklopentadiena; Pr - propil; Me - metil; Et - etil; Tf - triflat; Ts - tosil; Hb - hemoglobin.

Kelimpahan

Unsur Ppm (w/w)
Hidrogen 739,000
Helium 240,000
Oksigen 10,400
Karbon 4,600
Neon 1,340
Besi 1,090
Nitrogen 960
Silikon 650
Magnesium 580
Sulfur 440
Kalium 210
Nikel 100



Sumber ::
http://id.wikipedia.org/wiki/Unsur_kimia